Kesenian dan Budaya Jawa Reog Ponorogo di Bumi rafflesia

Budaya Jawa Reog Ponorogo di Bumi rafflesia

Assalamu’alaikum teman-teman, terima kasih sudah berkunjung ke sini. kali ini saya akan bahas Budaya Jawa Reog Ponorogo di Bumi rafflesia yang berada di Daerah Bengkulu Utara yang menjadi salah satu hiburan dan kesenian tradisional yang masih di minati semua umur dan golongan ras suku dan bangsa, berikut beberapa Foto yang dapat saya abadikan




Pemain muda Reog Ponorogo yang sedang pentas dalam kegiatan Pramuka yang berada di KTM Lagita , di Ketahun - Bengkulu Utara ini dengan tarian yang sangat indah di peragakan oleh anak yang masih berumur belasan Tahun.

Reyog sendiri adalah salah satu seni budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reyog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan





Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabhumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Jatilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yang menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan Majapahit yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang berada dibalik topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu, sendirian dan menopang berat topeng singabarong yang mencapai lebih dari 50 kg hanya dengan menggunakan giginya. Kepopuleran Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan Bhre Kertabhumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakan oleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkan pengajaran akan warok. Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannya secara diam-diam. Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masih diperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer di antara masyarakat, namun jalan ceritanya memiliki alur baru di mana ditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono Sewandono, Dewi Songgolangit, dan Sri Genthayu.









itulah beberapa momen yang dapat saya bagikan, jangan bosen untuk melihat setiap hari di blog saya, karna masih banyak moment yang akan saya bagikan, silahkan subcribe melalui email untuk mendapatkan notifikasi artikel selanjutnya di link berikut Subcribe


jika ada pertanyaan dan kesulitan silahkan komen, atau kontak saya

jangan lupa mampir di gallery Shutterstock saya RahmadHimawan
sampai jumpa, wassalamualaikum

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Kesenian dan Budaya Jawa Reog Ponorogo di Bumi rafflesia"

Post a Comment

silahkan berkomentar, dengan sopan dan bijak

Print and Download Available Please check Link Menu or Email me, Thanks !!!